Blogger Jateng

Mikrotik Untuk Bandwidth 100 Mbps

Berbicara tentang teknologi jaringan, MikroTik merupakan salah satu merek router yang populer di kalangan teknisi. Sebagai router yang handal, MikroTik menyediakan banyak fitur dan tool untuk memudahkan para teknisi dalam mengatur jaringan. Salah satu fitur yang cukup penting dan sering digunakan adalah Bandwidth Management. Pada artikel ini, kita akan membahas tentang Bandwidth Management dengan MikroTik. Bandwidth Management adalah proses pengaturan kapasitas bandwidth di sebuah jaringan dengan tujuan untuk meminimalisir bottleneck atau kepadatan traffic yang berpotensi memperlambat kecepatan internet. Dalam implementasinya, Bandwidth Management dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya dengan menggunakan MikroTik. MikroTik menyediakan beberapa fitur untuk Bandwidth Management, di antaranya adalah Queue Tree, Simple Queue, dan PCQ (Per Connection Queue). Queue Tree dan Simple Queue digunakan untuk membatasi bandwidth secara manual, sementara PCQ digunakan untuk mengatur alokasi bandwidth secara otomatis. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang cara mengatur Bandwidth Management dengan Queue Tree. Queue Tree adalah fitur konfigurasi bandwidth yang memungkinkan untuk mengatur berbagai macam host dalam jaringan agar masing-masing host mendapatkan alokasi bandwidth yang cukup. Berikut adalah langkah-langkah mengatur Bandwidth Management dengan Queue Tree di MikroTik: 1. Buat Queue Tree baru dengan klik pada tab "Queue" di MikroTik Winbox dan pilih "Queue Tree". Lalu klik tombol "+" untuk menambahkan queue baru. 2. Beri nama pada Queue Tree baru. Misalnya, "Queue Tree Lokal". 3. Pada "Parent Queue", pilih "global-out" untuk mengatur bandwidth keluar dari jaringan. Jika ingin mengatur bandwidth dari sebuah interface yang spesifik, pilih interface tersebut. 4. Pada "Packet Mark", tambahkan "local" sebagai identifier pada traffic lokal. 5. Lalu, klik "Add Child" dan buat child queue baru. Beri nama pada child queue. Misalnya, "Limit Download". 6. Atur bandwidth download pada child queue, misalnya sebesar 2 Mbps. Pilih "DST. Adress List" dan isi dengan list IP address lokal. Hal ini akan memastikan bahwa alokasi bandwidth hanya diberikan kepada traffic lokal. 7. Lakukan hal yang sama untuk child queue lainnya, misalnya "Limit Upload" dengan bandwidth 1 Mbps. Atur pula "SRC. Adress List" dengan list IP address lokal. 8. Setelah semua child queue ditambahkan, klik tombol "OK" dan simpan konfigurasi. Dengan melakukan konfigurasi di atas, traffic lokal di jaringan akan mendapatkan alokasi bandwidth yang sesuai dengan pengaturan yang telah dibuat. Selain itu, dengan Bandwidth Management ini juga memungkinkan untuk memantau penggunaan bandwidth pada setiap host dalam jaringan. MikroTik menyediakan juga fitur Bandwidth Test yang memudahkan para teknisi untuk melakukan pengujian bandwidth. Untuk melakukan pengujian, kita dapat mengakses menu "Tools" di MikroTik Winbox dan pilih "Bandwidth Test". Lalu, pilih IP address client dan server untuk melakukan pengujian. Setelah itu, klik tombol "Start" dan tunggu hingga proses pengujian selesai. Pengujian ini akan memberikan hasil untuk bandwidth upload dan download. Selain fitur Bandwidth Management, MikroTik juga menyediakan banyak fitur lain untuk mengatur jaringan dengan lebih efektif. Misalnya, RouterOS yang memungkinkan teknisi untuk melakukan konfigurasi dan monitoring jaringan secara detail, firewall untuk mengatur keamanan jaringan, dan hotspot agar pengguna dapat terhubung dengan jaringan dengan lebih mudah. Dengan kehandalan dan fleksibilitas yang dimilikinya, MikroTik merupakan salah satu merek router yang populer di kalangan teknisi. Dalam mengatur jaringan, Bandwidth Management merupakan salah satu hal yang cukup penting untuk diperhatikan. Dengan menggunakan MikroTik, para teknisi dapat dengan mudah mengatur Bandwidth Management secara efektif dan efisien. Dengan demikian, jaringan dapat berjalan dengan lebih baik dan memberikan pengalaman internet yang lebih optimal bagi pengguna.

If you are searching about Cara Membagi Bandwidth di Mikrotik - FERRY4RT ~ ADITYA FERDIANSYAH you've came to the right place. We have 10 Pics about Cara Membagi Bandwidth di Mikrotik - FERRY4RT ~ ADITYA FERDIANSYAH like Mikrotik Ethernet routers - AWS (Cambodia) LTD, Bandwidth Management with Mikrotik | System Zone and also Mikrotik Ethernet routers - AWS (Cambodia) LTD. Here it is:



Cara Membagi Bandwidth Di Mikrotik - FERRY4RT ~ ADITYA FERDIANSYAH



Cara Membagi Bandwidth di Mikrotik - FERRY4RT ~ ADITYA FERDIANSYAH




Knowledge Area: Bandwidth Test Mikrotik Router



Knowledge Area: Bandwidth Test Mikrotik Router

bandwidth test mikrotik named knowledge area server client built link also available




Mikrotik Ethernet Routers - AWS (Cambodia) LTD



Mikrotik Ethernet routers - AWS (Cambodia) LTD




Inilah Cara Memisahkan Bandwidth Lokal ~ PT. Network Data Sistem



Inilah Cara Memisahkan Bandwidth Lokal ~ PT. Network Data Sistem




Mikrotik.ID : Bandwidth Test Menggunakan Mikrotik



Mikrotik.ID : Bandwidth Test Menggunakan Mikrotik




Bandwidth Control Step By Step With MikroTik Router | Greentechrevolution



Bandwidth Control step by step with MikroTik router | Greentechrevolution

mikrotik router step bandwidth control basic tags




Bandwidth Management On Mikrotik - GLCNetworks



Bandwidth Management on Mikrotik - GLCNetworks

mikrotik bandwidth




HandyCache MikroTik Redes: MikroTik Setting



HandyCache MikroTik Redes: MikroTik Setting

mikrotik setting configuraci├│n redes pc




Bandwidth Management With Mikrotik | System Zone



Bandwidth Management with Mikrotik | System Zone

mikrotik bandwidth management router




MikroTik Bandwidth Test



MikroTik bandwidth test

mikrotik bandwidth



Mikrotik ethernet routers. Handycache mikrotik redes: mikrotik setting. Mikrotik bandwidth


Posting Komentar untuk "Mikrotik Untuk Bandwidth 100 Mbps"